Jerora - Minimnya ketertarikan menjadi kader PKK, khususnya yang berusia muda kembali mendapat sorotan Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jerora Satu. Saat bertemu dengan para pengurus TP PKK balai pertemuan Kantor Desa Jerora Satu ia meminta agar TP PKK terus melakukan sosialisasi asyiknya berkegiatan di PKK.
“Kenalkan bareng-bareng kalau PKK itu asyik lho. Jangan ada image PKK itu arisan. Arisan hanya untuk penarik. Isinya ya pelaksanaan 10 Program PKK,” tegasnya pada acara Pelatihan untuk kader PKK Desa Jerora Satu yag sekaligus arisan bulanan.
Fitri juga menambahkan, di era digital seperti sekarang kader PKK dan seluruh perempuan mesti menguasai teknologi informasi setidaknya bisa menggunakan internet agar menjadi kaum perempuan yang milenial.
Selain itu pelatihan untuk kader PKK sangat diperlukan seperti pelatihan menanam tanaman, mengolah dan pelatihan untuk UKM
Di bidang kesehatan ujarnya PKK juga ambil bagian untuk penanganan penyakit, terutama degeneratif yang belakangan semakin meningkat seperti jantung, stroke, diabetes dan lain-lain. Pencegahan stunting pun mesti dikeroyok bersama PKK mulai memantau 1.000 hari pertama kehidupan, pola asuh sampai dua tahun yang menjadi pondasi kehidupan mendatang.
“Kalau sistem metabolisme tidak tercukupi, absorbsi makanan tidak optimal, pertumbuhan terhambat yang dampaknya bisa jangka panjang. Makanya, ayo bersama mencegah stunting,” tandas Fitri.