Usaha mikro kecil menengah atau (UMKM) adalah istilah umum dalam khazanah ekonomi yang merujuk kepada usaha ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-undang No. 20 tahun 2008. Terdapat 5 UMKM yang sedang berkembang di desa jerora satu ini yaitu JAHISS, Keripik Tempe Mak Maulana, Madu Kelulut, Elektronik Dewes Deker, dan Tempa Besi "Mandau Tudas". 1. JAHISS JAHISS merupakan nama dari salah satu UMKM yang ada di desa jerora satu, JAHISS adalah singkatan dari Jajanan Hits Sintang. Adapun produk yang dijual yaitu Kripang (Kripik Pangsit) dan Keripik Molreng (Cimol Goreng). Awal mula berdirinya JAHISS yaitu dari 2 orang warga desa jerora satu sebut saja yang bernama Saudari Susi Firdayanti dan Saudari Mariati yang memberanikan diri untuk membuka lapak di sebuah Expo yang diadakan di Kabupaten Sintang. Pada penjualan saat itu mereka mengalami kerugian sehingga mereka mencari inspirasi agar JAHISS memiliki produk unggulan yang jarang dijual di Kabupaten Sintang. Sebelumnya mereka sudah mempunyai produk makanan ringan yaitu Kripang (Kripik Pangsit). Kripang merupakan produk yang terinspirasi dari makanan kesukaan mereka. Sehingga mereka akhirnya membuat makanan ringan tersebut dan kemudian dipasarkan. Namum kripang sendiri sudah banyak dijual di Kabupaten Sintang sehingga mereka mencari apa lagi yang akan dibuat untuk menjadi produk unggulan, akhirnya mereka mendapaktan ide untuk membuat Kripik Molreng. Molreng berasal dari kata Cimol di goreng, nah cimol sendiri berasal dari bahasa sunda "Aci di gemol" yang artinya makanan ringan yang dibuat dari tepung kanji atau aci. Molreng sedikit berbeda proses pembuatannya dari cimol, dan molreng dari JAHISS sedikit berbeda dari yang lain yaitu tekstur nya yang lebih tipis. Keripik molreng sama-sama dibuat dari adonan cimol biasa yang belum di goreng, lalu diiris tipis, biasanya keripil molreng dikeringkan terlebih dahulu namum kripik molreng JAHISS tidak. Lalu kemudian digoreng dan ditiriskan sehingga menjadi makanan ringan yang garing dan renyah. Adapun varian rasa yang dimiliki yaitu : - Original (Bawang) - Pedas Manis - Balado - Barbeque - Jagung Manis/Bakar Kini JAHISS sudah memiliki sertifikat HALAL dari MUI sehingga aman untuk dikonsumsi. 2. Keripik Tempe Mak Maulana Keripik Tempe Mak Maulana merupakan UKM yang berkembang di desa jerora satu ini. Keripik tempe ini diproduksi mulai dari bulan juli 2019. Berawal dari mencoba membuat keripik tempe dengan bahan baku tempe dari orang lain (membeli dari orang), kemudian setelah dicoba tidak sesuai dengan yang diharapkan akhirnya Ibu Maulana memutuskan untuk mencoba memproduksi bahan baku untuk membuat keripik tempenya sendiri. Setelah beberapa kali memproduksi tempe untuk menjadi bahan baku adapun beberapa kendala yang dirasakan karena kurangnya pengalaman, yang berarti saat memproduksi yang seharusnya lama merendam kacang kedelai setelah direbus tidak boleh dengan kulitnya namun dilakukan oleh Ibu maulana. Setelah mendapatkan tempe yang pas untuk menjadi bahan baku, tempe ini kemudian diiris tipis-tipis menggunakan kater (kater berfungsi agar irisan tempe menjadi lebih tipis), selanjutnya dicelupkan dengan bumbu, kemudian digoreng. Keripik tempe Mak Maulana dikemas dengan kemasan 50gr, 100, gr dan 250gr. Adapun beberapa varian rasa keripik tempe yang dihasilkan Ibu Maulana, yaitu : - Original - Sambal Balado Ibu Maulana tidak hanya menjual keripik tempe saja, adapun produk lain yang diproduksi, yaitu Mie dan Mug. Mie yang diproduksi memiliki varian rasa yang unik yaitu : - Original - Jagung manis - Bayam - Sawi - Wortel - Buah-buahan (Naga, Peer, Apel, dll) Sedangkan Mug sendiri kita bisa medapatkan desain yang unik dengan harga yang sangat murah. 3. Madu Kelulut Madu kelulut merupakan madu yang dihasilkan dari lebah kelulut. Lebah kelulut mirip lebah bersengat, tetapi jauh lebih kecil. Serangga ini mempunyai 3 pasang kaki yang semuanya beruas-ruas. Sepasang kaki belakang memiliki duri-duri yang sangat banyak sehingga mampu memegang erat bunga yang dikutip dari tumbuhan. Ada dua jenis lebah kelulut yang terdapat pada UMK Madu kelulut ini yaitu lebah yang berwarna hitam dan cenderung berwarna merah. Madu yang dihasilkan oleh lebah yang berwarna hitam memiliki rasa madu yang manis dan sedikit asam, sedangkan lebah yang cenderung berwarna merah menghasilkan madu yang manis, sedikit asam dan ada sedikit rasa pahit. 4. Tempa Besi "Mandau Indah" Tempa Besi "Mandau Indah" sudah ada pada tahun 2000. Tempa Besi "Mandau Indah" merupakan UKM yang memproduksi benda tajam yang digunakan untuk bertani seperti parang, pisau toreh, pisau dapur, dll. Adapun bahan baku yang digunakan untuk membuat peralatan ini yaitu Palu, Tempan (Bahasa Dayak), Keputan, Peer Sinso, Mata Somel, dll. Bahan baku tersebut memiliki fungsinya masing-masing seperti apabila ingin membuat parang maka digunakan bahan baku peer mobil, lalu pisau toreh menggunakan bahan baku mata somel. Untuk lama pembuatannya sendiri tergantung dari produk apa yang dibuat. Misalnya pisau toreh dalam satu hari bisa memproduksi 3 buah pisau toreh, kemudian parang tebas bisa memproduksi satu buah parang tebas. Selain itu kita juga bisa memimta atau merequest seberapa panjang atau lebar parang atau pisau toreh yang kita inginkan. Sudah banyak orang yang memesan alat-alat di Tempa Besi "Mandau Indah" ini, seperti dari Serawai, Tebelian, Kelam Permai, dsb. Kemudian untuk harganya sendiri sangat beragam. Pisau toreh bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp. 50.000,00, pisau dapur mulai dari Rp. 50.000,00 - Rp. 150.000,00, kemudian parang mulai dari Rp.100.000,00 - Rp. 200.000,00. 5. Elektronik "Dewes Deker" Elektronik “Dewes Deker” merupakan UKM yang bergerak di bidang repairasi elektronik. Elektronik ini sudah berdiri sejak lama namun baru ditekuni sejak tahun 2018. Dewes Deker merupakan nama dari pemilik repairasi ekektronik ini. Beliau hanya bermodalkan kemampuan autodidag serta belajar dari youtube sehingga dapat mendirikan repairasi elektronik ini. Adapun elektronik yang dapat direpairasi yaitu TV, Amplifier, Mesin Cuci, Kulkas, Kipas Angin, Jam Dinding, Mesin Air, dsb. Untuk biayanya sendiri sesuai dengan kerusakan yang ada. Adapun beberapa alat yang sering rusak seperti IC, Gioda, Transistor, dan masih banyak lagi. Apabila elektronik Anda rusak maka bisa langsung antarkan ke repairasi Elektronik “Dewes Deker”.


